Akhir dari semua kisah itu.

Jumat, 15 Oktober 2010

0 komentar

<font color=magenta>Adzan isya berkumandang, surau-surau yang ada dikota itu seakan saling bersahutan untuk memanggil orang yang menginginkan keridhoannya. Di sebuah rumah sederhana seorang laki-laki termenung memikirkan kisah cintanya yang begitu rumit, kekasihnya yang bernama putri sudah beberapa kali dijodohkan keluarganya dengan orang lain, putra memikirkan nasib yang di alaminya, putra memang lebih tua dari putri, tapi sekolah yang dimasukinya sekarang lebih lama tingkatannya dari kekasihnya, putri tahun ini akan lulus dari sekolahnya, dan akan dijodohkan oleh orang tuanya, putri mengharap akan ada cahaya dari kekasihnya untuk selalu bersamanya.</font>

Lamunan putra membuat segalanya terlupakan, di surau adzan pun dia tak mendengar dikarenakan pergemulan hati yang menjadikannya lupa akan segalanya,,. Tiiitt,,,!! handphonenya bersuara keras membuyarkan lamunannya, sms seorang yang sangat di cintainya masuk ke hp nya, kekasihnya itu mengirimkan teks yang isinya mengingatkan bahwa adzan isya sudah masuk dan juga tertulis disana ucapan perhatian dan pengharapan maaf ridho dan halal dunia akhrat, yang rutin dikirimnya pada malam jum'at, "sungguh putih hatinya" hati putra berkata,, seketika itu dia membalas smsnya dengan ucapan yang hampir sama, setelah selesai pencet-pencet keypad handphone nya, di pun mengambil air wudhunya, di teruskan sholat isya,. Setelah selesai sholat, ponsel putra kembali berdering, sms balasan dari putri masuk ke ponselnya, dalam sms putri kali ini dia berterimakasih atas balasan yang diterimanya, putra pun membalasnya. Dan entah mengapa sms yang ketiga yang dikirimkan oleh putri menunjukkan kata-kata yang menginginkan bahwa dia memperbolehkan mencari wanita selainya, putra termenung memikirkan apa yang terjadi ketika itu.

Memang hati putra sakit membacanya, dan dia tahu bahwa percintaannya sangat rumit, putra sangat terpukul batinnya mendengar dia sering dimarahi karena ketahuan menyimpan pesan dan foto putra di ponselnya. Dan putri sudah di jodoh-jodohkan dengan pilihan keluarganya, namun putri tidak mau dengan pilihan keluarganya.

<font color=orange>Detik demi detik berlalu menjadi menit, putra dan putri saling berkirim pesan singkat yang intinya akan membawa perpisahan didalamnya, "tuhan, mengapa semua terjadi seperti ini? Putri adalah kekasihku. Dia milikku,,,," hati putra kelu, tak tertahan lagi matanya basah,, dalam dirinya yang lain berkata "dia tak pantas untukku, dia begitu baik untukku, apa lah aku ini, aku hanya seorang pemuda yang tak bisa di harap kepastiannya,. Biarpun hatiku menahan sakit, terluka oleh keadaan, aku akan memutuskan untuk menjauh darinya, mungkin dia akan lebih tenang dengan ketidak hadiranku dalam hidupnya. Cukup sudah aku membuatnya bersedih dan meneteskan air matanya setiap hari, walaupun sakit, dia akan terbebas dari apa yang di alaminya" putra sudah bulat memutuskan apa yang akan dilakukannya, walaupun dia tahu bahwa keputusannya saat itu akan melukai hati putri, namun dia berpikir bahwa gara-gara dia lah putri sering mendapatkan masalah dalam keluarganya.</font>

<font color=pink>Malam itu pun terjadi....... Hati putra sakit,... Dan tak tahu akankah sakit yang di alami putra akan bisa hilang dalam hatinya.</font>


<font color=blue>bersambung.....</font>
--------------------------------------------------------------
Ovi Mail: Making email access easy
http://mail.ovi.com
Berlajarlah untuk saling menghargai, menghormati dan memaafkan.

Semua itu akan membawa kita lebih nyaman dalam pergaulan.